a

Lorem ipsum dolor amet, modus intellegebat duo dolorum graecis

Follow Us

Wuffyland

CIRI ORANG TUA PILIH KASIH, APAKAH KITA MASUK SALAH SATUNYA?

Memiliki lebih dari satu anak merupakan hal yang lumrah di Indonesia. Sedihnya, kebanyakan orang tua bahkan tidak menyadari ketika mereka tidak berlaku adil pada anak-anaknya.

Merujuk Healthline, Pemiliki Blueprint Mental Health sekaligus terapis keluarga, Michele Levin, menyatakan bahwa sebenarnya sangat normal jika ada orang tua yang merasa lebih nyaman ataupun lebih nyambung berinteraksi dengan salah satu anak dibanding anak lainnya. Hal tersebut dilandasi dengan preferensi, minat, kebutuhan, atau sifat yang berbeda. Tapi, hal tersebut berbeda ketika salah satu anak lebih diistemawakan sehingga mengabaikan anak lainnya.

Sifat pilih kasih ini dapat muncul secara tidak sadar walau sudah berkeras diri berupaya adil, loh Bun.

Kecenderungan pilih kasih ini biasanya ditandai dengan sinyal berikut.

  1. Lebih sering mengobrol dengan salah satu anak saja.
  2. Sering membicarakan tentang anak kesayangan
  3. Cara mendisiplinkan berbeda dengan anak yang lain
  4. Intonasi yang lebih lembut kepada anak kesayangan
  5. Terlihat nyaman saat berinteraksi dengan salah satu anak

Dampak negatif orang tua pilih kasih:

  1. Menurunkan harga diri anak
  2. Mengganggu perkembangan emosional anak
  3. Mengganggu kerukunan antar saudara

Cara agar tidak menjadi orang tua yang pilih kasih:

  1. Intropeksi diri

Walau terasa sulit, Bunda harus tetap menghargai pendapat si kecil dengan berintropeksi diri. Biarkan mereka secara bergantian menyampaikan perasaan yang terpendam, dan bisa saja hal ini dapat membuat anak lebih terbuka kepada Bunda.

  • Menjadi pendengar yang baik

Ketika anak mengeluhkan sesuatu, coba Bunda dengarkan dengan seksama dengan tidak memotong pembicaraannya. Tunjukkan sifat hangat dan tidak kaku agar seluruh anak dapat leluasa bercerita dan berpendapat.

  • Pikirkan solusi

Dibanding membiarkkan situasi tidak enak terus menerus, Bunda dapat mencari solusi bersama pasangan. Mulai dari apa penyebab yang menjadikan Bunda pilih kasih, hingga solusi yang tepat ditemukan bersama.

  • Stop membandingkan

Setiap anak mempunyai kelebihannya masing-masing. Daripada menunjukkan siapa yang lebih hebat, memuji kelebihan tiap anak akan membuat mereka jauh dihargai usahanya

Post a Comment