a

Lorem ipsum dolor amet, modus intellegebat duo dolorum graecis

Follow Us

Wuffyland

MENJAGA MPASI TAHAN LAMA

Bunda pasti sangat semangat mengenalkan si kecil dengan berbagai jenis makanan. Umumnya, makanan pendamping ASI atau yang biasa disebut dengan MPASI, dapat dibuat sendiri di rumah dan juga MPASI instan. Ternyata Bunda pun harus mengetahui cara menyimpan MPASI agar bertahan lama loh.

Tips menyimpan MPASI agar bertahan lama:

  1. Simpan di freezer

Selain mempersiapkan menu MPASI instan yang bisa dibuat setiap kali Si Kecil hendak makan, Moms juga bisa membuat menu makanan pendamping ASI yang terbuat dari puree buah-buahan atau sayuran. Agar lebih tahan lama, Anda bisa menyimpan puree tersebut dalam ice cubes (cetakan es) yang ukurannya disesuaikan dengan porsi makan anak.

Pastikan cetakan es tersebut dalam keadaan bersih sebelum memasukkan puree ke dalamnya. Tutup cetakan, dan masukkan ke dalam freezer. Jangan lupa beri label tanggal pembuatan dan jenis makanan di bagian luar cetakan karena Moms hanya bisa menyimpan makanan bayi di dalam freezer selama 1 hingga 3 bulan saja. Saat akan diberikan kepada Si Kecil, Anda tinggal mencairkan atau memanaskannya saja.

2. Hindari Wadah Kaca

Wadah kaca yang beku dapat pecah atau menyebabkan adanya pecahan kecil yang dikhawatirkan akan meninggalkan mikroskopis yang dapat menempel pada makanan.

3. Perhatikan suhu freezer

Makanan beku harus tetap pada suhu di bawah nol secara konsisten agar mendapatkan hasil yang terbaik.

4. Hindari bakteri

Karena makanan yang telah dibekukan lalu dipanaskan tidak boleh dimasukkan kembali ke dalam freezer, alangkah baiknya Bunda memasukkan makanan pendamping asi ke wadah yang sesuai dengan porsi makan si kecil. Jika menggunakan wadah yang terlalu besar khawatir akan berpotensi tersentuh tangan dan terkontaminasi oleh bakteri dan membuatnya cepat basi

yang perlu diperhatikan saat membuat stok dan memberikan MPASI beku untuk si kecil:

  • Menggunakan bahan yang berkualitas dan sudah dicuci bersih agar tidak terjadi penumpukan bakteri, khususnya untuk MPASI buah yang tidak dimasak terlebih dahulu. Bakteri dapat mengganggu pencernaan bayi dan berpotensi membuat makanan Si Kecil mudah basi.
  • Dinginkan menu MPASI dua jam setelah dimasak. Karena bakteri akan mulai tumbuh pada suhu kamar setelah lebih dari dua jam makanan tersebut dimasak.
  • MPASI yang terbuat dari buah-buahan, Bunda dapat mencairkannya dengan cara menaruh di kulkas bagian bawah selama beberapa jam lalu keluarkan hingga makanan mencapai suhu ruangan dan cair secara perlahan. Untuk MPASI yang telah dimasak terlebih dahulu, Bunda dapat menghangatkannya dengan kukusan (steamer) atau microwave.
  • Konsumsi makanan pendamping ASI dalam waktu 1×24 jam setelah dikeluarkan dari freezer ya Bun.
  • MPASI yang diolah atau dimasak terlebih dahulu, disarankan untuk tidak disimpan dalam freezer lebih dari satu minggu karena dikhawatirkan akan ada perubahan rasa

Bagaimana Bun, sudah siap untuk menyiapkan MPASI untuk si kecil?

Source: Canva Photos

Post a Comment